Penghancuran Buku dari Masa ke Masa

Cover10.qxd

Penghancuran Buku dari Masa ke Masa
Fernando Báez
Penerjemah: Lita Soerjadinata
Pengantar: Robertus Robet
ISBN 978-979-1260-24-4
373 + xx hlm.; 14 x 20,3 cm.
Rp 83.000,-

“Mengesankan… buku terbaik yang pernah
ditulis mengenai tema ini.”
— Noam Chomsky

Pakar perbukuan asal Venezuela, Fernando Báez, tengah berada di Irak saat pasukan Amerika Serikat menggempur Bagdad pada Mei 2003. Ia saksikan bagaimana peradaban dihancurkan lewat pembakaran buku dan perusakan museum-museum.

Terhantui oleh pertanyaan “Mengapa manusia menghancurkan buku?”, ia pun menyusun kajian ini. Merentang dari awal peradaban tulis hingga kasus-kasus kontemporer, inilah kajian sejarah global pertama tentang bibliosida (penghancuran buku) dari masa ke masa.

Bertentangan dengan pendapat umum, Báez menemukan bahwa buku-buku dihancurkan bukan oleh ketidaktahuan awam atau kurangnya pendidikan, melainkan justru oleh kaum terdidik dengan motif ideologis masing-masing. Dan ini bisa menjelaskan fenomena di Indonesia ketika profesor, pejabat pemerintah, bahkan penerbit sendiri ikut-ikutan membakar buku.

Báez kini menjabat Kepala Perpustakaan Nasional Venezuela dan penasehat UNESCO. Ulasannya mengenai Perang Irak membuatnya di-persona non-grata-kan oleh pemerintah AS.

Pemesanan Hubungi 085713888005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s