RAJAWALI KEMUSUK MENJELAJAHI NUSANTARA

rajawali-kemusuk-menjelajah-nusantara007

PENERBIT: UNIVERSITAS SANATA DARMA YOGYAKARTA

JUDUL BUKU: RAJAWALI KEMUSUK MENJELAJAHI NUSANTARA

PENULIS: Prf. Dr. P.J. Suwarno, S.H

ISBN: 9789791088473

TEBAL: vi, 236 hal

UKURAN: 17.8 x 21.0 CM

HARGA: 55.000,-

KATEGORI: SEJARAH

TAHUN TERBIT: NOVEMBVER 2009
SINOPSIS:

Soeharto menduduki jabatan presiden RI dari tahun 1972 sampai 1998; dia mengundurkan diri karena krisis multidimensional. Untuk memahami peranannya dalam sejarah Indonesia modern akan diamati lewat periodesasi: 1945-1950 Masa Revolusi; 1950-1965 Usaha Memasuki Kalangan Pemerintahan Pusat; 1965-1972 Usaha Menduduki Kursi Keprisedenan; 1972-1978 Konsololidasi ABRI; 1978-1988 Kekuasaan Presiden Soeharto Mencapai Puncaknya; dan 1988-1998 Keruntuhan Orde Baru (ORBA). Dengan periodesasi tersebut akan diuraikan sejarah Indonesia modern yang ikut menentukan peranan Soeharto dalam kehidupan bangsa Indonesia. Data dikumpulkan dari pustaka dan wawancara dengan beberapa pelaku sejarah, kemudian dianalis dan disentesiskan sehingga menjadi uraian dalam buku ini.

Seoharto merekayasa pemilihan umum dengan menghidupkan Golkar sebagai kendaraan politiknya. Lewat Golkar ia memenangkan pemilihan umum tahun 1971. untuk selanjutnya dia merekayasa partai politik yang berjumlah sembilan buah itu, menjadi dua buah partai yaitu PPP dan PDI. Jendral Soeharto menyatukan partai-partai itu untuk memecah belah dari dalam, jadi bukan politk divide and rule, tetapi unite and rule.

Mundurnya Presiden Soeharto tanpa terjadi perang saudara yang semula dikawartirkan oleh beberapa pihak seperti Gus Dur, Megawati memanglah sangat mengejutkan. Namun kalau orang mengikuti gerakan Presiden Soeharto menjelang berakhirnya kekeuasaannya, diketahui bahwa dia sungguh-sugguh mempersiapkan putrinya untuk menggantikan tahtanya. Mbak Tutut mulai melibatkan dalam pemerintahan dan diangkat menjadi menteri sosial dalam kabinetnya. Dalam kedudukannya sebagai menteri sosial dia menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh pilitik yang menguasai massa besar. Pada waktu itu, Gus Dur yang dipilihnya. Sementara itu Gus Dur sedang mengambil hati Soeharto untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap NU yang menjadi tanggung jawab Gus Dur sebagai ketuanya.

Pemesanan Hubungi 085713888005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s