Tembakau,Negara dan Keserakahan Modal Asing

tembakau

JUDUL BUKU: Tembakau,Negara dan Keserakahan Modal Asing
AUTHOR : Herjuno Ndaru Kinasih,Rika Febriani,Sulistyoningsih
PUBLISHER: Pustaka Ea
HARGA JUAL: Rp33,500.
ISBN/BAN: 978-602-99292-3-2
BULAN/TAHUN TERBIT: Juni 2012
CODE BUKU: 349004178
GROUP/KATEGORI: Book Non Fiksi
SUB GROUP: Sosial dan Politik
PANJANG x LEBAR BUKU: 16 x 23 cm
JUMLAH HALAMAN: xii + 188 hal
DESAIN COVER: Arif Timor dan Fajrin
BERAT BUKU: 240gr
DISKRIPSI BUKU:
Sejak tahun 1950-an,berbagai negara maju telah memulai program Common Agricultural Policy (CAP), Sebagai kerangka kebijakan Untuk Memproteksi sektor pertanian mereka,termasuk pertanian tembakau,bahkan saat gencarnya kampanye antirokok. Subsidi dan kebijakan yang berpihak pada petani direalisasikan.
Pemerintah Americaserikat Juga demikian. Mendukung kemajuan industri tembakau,melindungi industri dalam negri secara maksimal, bahkan sangat ketat dalam kebijakan pemerintah terhadap produk tembakau impor. Pemerintah China,apalagi. Mereka sangat progresif dan ambisius dalam memajukan bisnis tembakau.Industri emas hijau pun terbukti membawa keuntungan sangat besar bagi pemerintah dan rakyat china.

Di pasar Global,pasar rokok di dunia sejak lama telah terkonsentrasi pada empat perusahaan besar, yaitu Altria/Philip Morris, British American Tobacco,Japan Tobacco Internasional, dan Imperal Tobaco.Pasar tembakau global bernilai sekitar US$ 464,4 miliar. Jika diandaikan sebagai negara,maka pasar tembakau menempati urutan ke-23 dalam produk domestik bruto ( PBD ) dunia, jauh melampaui Norwegia dan Arab Saudi

Pemesanan Hubungi 085713888005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s